Parwisata Propinsi Jogjakarta

April 8, 2008 at 6:02 am (Uncategorized)


Dalam peta kepariwisataan nasional, potensi DIY menduduki peringkat kedua setelah Bali. Penilaian tersebut didasarkan pada beberapa faktor yang menjadi kekuatan pengembangan wisata di DIY. Pertama, berkenaan dengan keragaman obyek. Dengan berbagai predikatnya, DIY memiliki keragaman obyek wisata yang relatif menyeluruh baik dari segi fisik maupun non fisik, di samping kesiapan sarana penunjang wisata. Sebagai kota pendidikan, Yogyakarta relatif memiliki sumber daya manusia yang berkualitas.

Disamping itu, terdapat tidak kurang dari 70.000 industri kerajinan tangan, dan sarana lain yang amat kondusif seperti fasilitas akomodasi dan transportasi yang amat beragam, aneka jasa boga, biro perjalanan umum, serta dukungan pramuwisata yang memadai, tim pengamanan wisata yang disebut sebagai Bhayangkara Wisata. Potensi ini masih ditambah lagi dengan letaknya yang bersebelahan dengan Propinsi Jawa Tengah, sehingga menambah keragaman obyek yang telah ada. Kedua, berkaitan dengan ragam spesifisitas obyek dengan karakter mantap dan unik seperti Kraton, Candi Prambanan, kerajinan perak di Kotagede. Spesifikasi obyek ini msih didukung oleh kombinasi obyek fisik dan obyek non fisik dalam paduan yang serasi. Kesemua faktor tersebut memperkuat daya saing DIY sebagai propinsi tujuan utama (primary destination) tidak saja bagi wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Sebutan Prawirotaman dan Sosrowijayan sebagai ‘kampung internasional’ membuktikan kedekatan atmosfir Yogyakarta dengan ‘selera eksotisme’ wisatawan mancanegara.

Menurut penelitian Puslitbang Pariwisata pada tahun 1980, pariwisata Yogyakarta memiliki beberapa kekuatan daya tarik, seperti iklim yang baik, atraksi pemandangan yang beragam, budaya yang menarik dan sejarah, masyarakat yang ramah dan bersahabat, akomodasi khas, gaya hidup, harga yang pantas.
Ragam obyek wisata Yogyakarta seluruhnya terdiri atas 31 obyek wisata budaya dan 19 obyek wisata alam. Dilihat dari wilayah pencapaiannya, obyek wisata di atas semuanya terbagi dalam tujuh zona.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Toyota Puji Timo Glock

April 8, 2008 at 5:23 am (Uncategorized)

Senior General Manager Chassis of the Panasonic Toyota Formula 1 team, Pascal Vasselon memuji Timo Glock, khususnya kecepatannya dalam satu lap. Meskipun Glock belum pernah finish dalam dua kali balapan – di Australia keluar dan di Malaysia bersenggolan dengan Nico Rosberg di lap pertama- pembalap Jerman ini sangat cepat di sesi latihan dan kualifikasi. Posisinya bahkan tidak terpaut jauh dengan rekan satu timnya yang sudah sangat berpengalaman, Jarno Trulli.

Vasselon mengatakan Glock terbukti memiliki kecepatan yang diperlukan untuk sukses di Formula 1, seperti dikutip itv-f1. “Dia memang bukan rookie sejati, tapi keterlibatannya dalam tim Jordan 2004 sudah sangat lama,” ujar Vasselon. Tahun itu Timo Glock berlomba empat kali untuk Jordan dan berhasil mendulang point, sebuah prestasi untuk pendatang baru.

Menurut Vasselon, Timo Glock bisa menunjukkan bisa mencetak kecepatan tinggi dalam satu lap ketika diperlukan dan itu yang kamu harapkan dari seorang pembalap.

Vasselon juga memaklumi keluhan Timo Glock soal ban. Di Meulbourne dan Sepang, Glock mengeluh sulit membangun kecepatan maksimal dengan ban Bridgestone-nya. Dan Vasselon mengatakan bahwa Timo Glock bukan satu-satunya pembalap yang mengeluh soal ban itu.

Keluhan tentang ban ini, menurut Vasselon semakin santer dan muncul dari banyak tim. Umumnya mereka mengeluhkan sulitnya ban untuk beroperasi pada kecepatan tertentu dan ini berkaitan dengan pelarangan kontrol traksi pada musim ini.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Chris Jhon Mempertahankan Gelar

April 2, 2008 at 2:21 am (Uncategorized)

Selasa, 01/04/2008 00:48 WIB
Chris John Batal Tarung
Pertarungan choice Chris John menghadapi penantangnya, Jackson Asiku yang sedianya digelar di Perth, Australia, dibatalkan. “Si Naga” pun kini sudah kembali ke “sarangnya” di Semarang.


(Detiksport/Rossi Finza Noor)

Jakarta – Juara Dunia WBA kelas bulu asal Indonesia akan menjalani pertarungan choice melawan Jackson Asiku dari Australia. Chris diharapkan akan mempertahankan gelarnya yang ke-10 secara berurutan.

Petinju berjuluk The Dragon itu akan bertanding di Challenge Stadium, Perth, Australia, pada 27 April 2008. Mengenai alasan dipilihnya Asiku sebagai lawan selanjutnya, asisten manajer Tony Priyatna menjelaskan bahwa ini merupakan tantangan Asiku kepada Chris.

“Dulu kami berlatih di gym yang sama lalu ia keluar. Mungkin dia merasa bisa mengalahkan Chris John sehingga dia jadi sesumbar. Tadinya Craig Christian sempat mengatakan bahwa jangan diladeni tetapi Chris mungkin jadi sedikit emosi sehingga memutuskan untuk menerima tantangannya,” ungkapnya kepada  ketika dihubungi via telepon.

Mengenai pemilihan tempat bertanding di Perth, Tony mengatakan bahwa ini merupakan undangan dari promotor asal negeri kangguru tersebut yang sangat berambisi menghadirkan pertarungan tinju kelas dunia di Perth.

“Ini merupakan undangan dari promotor dari sana, Danny Green Management, karena mereka ingin mengadakan pertarungan kelas dunia di Perth. Selain pertarungan Chris juga akan ada pertandingan antara Danny Green melawan Hugo Hernan Garay, jadi akan ada dua pertarungan besar di sana,” jelas Tony. Sama seperti Chris, Green juga akan mempertahankan gelarnya, yakni sabuk WBA Lightheavyweight-nya.

Saat ini Chris sudah berada di Perth untuk mempersiapkan diri menghadapi pertarungannya itu. Hingga saat ini dikabarkan petinju berusia 31 tahun itu memiliki kondisi yang sehat untuk bertanding.

“Saat ini ia sudah berada di Perth, mungkin sejak sebulan yang lalu. Mengenai kondisinya, dia oke tetapi saya belum melihatnya lagi. Saat ini ia tengah melakukan latihan keras untuk menghadapi pertarungan tersebut,” tutup Tony mengakhiri pembicaraan. 

Jakarta – Roinet Caballero gagal merebut gelar juara dari tangan Chris John. Penantang peringkat satu WBA itu mengakui kekalahannya dan menyebut The Dragon sebagai juara sejati.

Dalam konferensi pers setelah pertarungannya dengan petinju kebanggaan Indonesia itu, Caballero masih tampak terpukul. Wajahnya pun terlihat sedih dan ia pun lebih banyak diam sepanjang konferensi pers.

Namun di balik kekecewaannya ia tetap mengakui keunggulan Chris John dan menyebut lawannya itu memiliki kemampuan yang sangat hebat. “Chris John adalah seorang juara sejati,” ujarnya melalui sang manajer, Raul Antonio.

Mengenai alasannya menyerah di ronde ketujuh, petinju asal Panama itu mengaku bahwa sulit baginya untuk melanjutkan pertandingan karena sudah melihat perbedaan kekuatan antara dirinya dan Chris.

“Chris adalah juara sejati, saya sangat kesulitan menghadapinya. Saya menyerah karena saya sudah menganalisa kekuatannya dan tak mungkin memenangi pertarungan seandainya saya melanjutkannya,” tuturnya.

Lawan Chris Jhon Mengakui Kehebatan Chris

    Caballero juga sempat mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga Indonesia atas sambutan yang diberikan. Hal itu terlihat setelah pertandingan, ketika ia berdiri menghadap penonton dari sudut ring dan memberikan penghormatan kepada publik Istora Senayan.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

kronologi tentang jakarta

Maret 10, 2008 at 7:02 am (Uncategorized)

jakarta,mempunyai suatu ketertarikan sendiri bagi masyarakat banyak. masyarakat berbondong-bondong untuk pergi ke ibu kota tersebut. jakarta pula yang sangat penting dalam ekonomi bisnis di indonesia. salah satu hal yang sangat menonjol di jakarta adalah kemacetan yang tidak karuan.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Hello world!

Maret 10, 2008 at 6:43 am (Uncategorized)

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Permalink 1 Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.